Belanja aman di Destec Official Store - produk resmi, bergaransi.
Belanja sekarang di e-commerce favoritmu!
Kenapa Bau Gas LPG Menyengat? Penyebab, Bahaya, dan Cara Aman Menghadapinya
Ketika memasak, pasti pernah mengalami kondisi di mana bau gas yang tiba-tiba tercium. Jika merasa panik dan langsung mematikan kompor, hal tersebut merupakan hal yang wajar. Terkadang, hal seperti itu bikin kita trauma untuk masak menggunakan kompor gas karena takut tercium lagi ketika sedang memasak. Nah, tapi tahu enggak sih kenapa bau gas itu bisa menyengat? Ternyata, ada alasan ilmiahnya mengapa bau gas tercium sangat menyengat.
Gas pada LPG Aslinya Tidak Bau
Gas yang ada pada tabung LPG yang sering kita gunakan sehari-hari terdiri dari 2 (dua) komposisi utama, yakni propana dan butana. Kedua komponen tersebut berasal dari gas alam yang mengalami pengolahan dengan tujuan untuk digunakan pada LPG sebagai bahan bakar untuk memasak, baik itu kebutuhan pribadi maupun kebutuhan pabrik. Justru sebaliknya, LPG di Indonesia seringkali ditambahkan salah satu zat yang menyebabkan gas LPG jadi berbau, yang terkadang kita cium di dapur.
Apa Itu Mercaptan, Zat Penyebab Bau Gas LPG?
Mercaptan sendiri merupakan salah satu senyawa kimia yang ditambahkan pada tabung LPG yang bertujuan untuk memudahkan banyak orang dalam mengidentifikasi kebocoran gas. Bau yang menyengat juga ternyata ada alasannya juga, untuk memberikan sinyal pada otak ketika mencium bau tersebut maka bisa langsung siaga dan melakukan hal-hal untuk mencegah risiko, mulai dari mematikan kompor, mencabut regulator, hingga membuka jendela untuk memberikan ruang sirkulasi udara. Selain itu juga, zat mercaptan sendiri ditambahkan sangat sedikit, di mana setiap 1 ton LPG, zat mercaptan hanya ditambahkan sebanyak 25 ml.
Kenapa Intensitas Bau Gas Terkadang Berkurang?
Hal ini pasti pernah dialami oleh banyak pengguna gas LPG. Awalnya, bau gas tercium sangat kencang tapi lama kelamaan baunya menjadi tidak terlalu kencang, atau bahkan bau gasnya sudah tidak tercium. Ada namanya juga untuk fenomena tersebut, yakni odor fade. Fenomena tersebut juga ternyata ada alasannya, beberapa hal mengapa odor fade bisa terjadi
Oksidasi: Mercaptan bisa bereaksi dengan oksigen di dalam pipa atau selang yang sudah tua, sehingga senyawa berbau itu terurai dan kehilangan efektivitasnya.
Penyerapan Material: Karat di dalam tabung atau pipa besi bisa "menyerap" mercaptan sebelum sempat keluar. Begitu juga dengan material tertentu seperti tanah lembab di instalasi pipa bawah tanah.
Paparan Berulang: Kalau kamu sering terpapar bau yang sama dalam waktu lama, hidung bisa jadi "terbiasa" dan tidak lagi mendeteksinya dengan tajam, yang dinamakan dengan adaptasi sensorik.
Dari 3 (tiga) hal, jika tidak mencium bau gas bukan berarti dapur dalam kondisi yang aman. Pastikan selalu untuk memeriksa peralatan dapur yang dimiliki secara rutin untuk mencegah risiko yang lebih besar.
Apa yang Terjadi Jika Mencium Bau Gas?
Pertama, pastikan agar selalu tenang serta jangan panik. Kemudian, ikuti langkah di bawah ini ketika mencium bau gas di rumah, khususnya di dapur.
Jangan sentuh saklar listrik apapun Baik mau dinyalakan maupun dimatikan. Percikan kecil dari saklar cukup untuk memicu ledakan kalau konsentrasi gas sudah tinggi di ruangan.
Jangan nyalakan korek atau pemantik Kedengarannya obvious, tapi dalam kondisi panik orang sering refleks melakukan ini — misalnya coba nyalakan kompor untuk "ngecek".
Matikan kompor dan cabut regulator Kalau kondisi memungkinkan dan sumber gasnya jelas, cabut regulator dari tabung dengan hati-hati.
Buka semua ventilasi Pintu, jendela, apapun yang bisa dibuka, maka buka semuanya. Ingat, gas LPG lebih berat dari udara, jadi ia mengendap di lantai. Ventilasi bawah lebih penting dari ventilasi atas.
Keluar dari ruangan, jangan tunggu Evakuasi semua orang dari area yang terkena. Jangan balik masuk sebelum situasi benar-benar aman.
Hubungi pihak terkait dari luar rumah Telepon pemadam kebakaran setelah kamu sudah berada di luar. Jangan telepon dari dalam rumah, sinyal ponsel pun bisa memicu percikan dalam kondisi ekstrem.
Satu hal yang jarang disadari oleh mayoritas orang adalah kebocoran gas sendiri sering terjadi bukan dari regulator atau tabung gas, melainkan sambungan antara selang dengan regulator atau selang dengan kompor. Maka dari itu, penting juga untuk tidak memeriksa regulator atau kompor saja secara rutin melainkan komponen-komponen lainnya.
Peran Regulator dalam Mencegah Kebocoran Gas
Sebelum bau gas sempat tercium, sebetulnya ada satu komponen yang sudah bekerja duluan, yaitu regulator. Tugasnya sederhana tapi krusial, yakni mengubah tekanan tinggi dari tabung LPG jadi tekanan rendah yang aman sebelum gas masuk ke kompor. Regulator yang berkualitas juga punya katup pengaman yang otomatis memutus aliran gas jika ada tekanan yang tidak normal, misalnya saat selang tertekuk atau ada kebocoran di jalur distribusi.
Sederhananya: kalau tabung gas adalah bendungan, regulator adalah pintu airnya. Sayang, komponen ini sering banget diabaikan. Karet seal di dalamnya bisa mengeras setelah bertahun-tahun dipakai. Sambungannya bisa longgar. Materialnya bisa terdegradasi karena kena panas dapur setiap hari. Bukan hanya sebatas sering ganti, melainkan perlu rutin dicek. Karena banyak kasus kebocoran gas di rumah bukan berasal dari tabungnya, melainkan dari regulator yang sudah waktunya diganti tapi terus dibiarkan.
****
Tentang Destec
PT Cipta Orion Metal dengan nama brand Destec merupakan perusahaan terpercaya di bidang manufaktur yang memproduksi barang rumah tangga, khususnya regulator LPG. Perusahaan sudah berdiri sejak 1990 yang bertujuan untuk mengombinasikan kecanggihan teknologi dan desain yang menarik untuk menciptakan produk yang dapat membantu hidup menjadi lebih mudah dan lebih aman.
Selama puluhan tahun, Destec telah membangun portofolio brand yang kuat. Dengan beberapa brand utamanya yang terdiri dari, COM, Star Cam, dan Des Star.
Informasi lebih lengkap dapat dilihat di Website: www.destec.co.id I Instagram: destec_official I TikTok: @destec.official I LinkedIn: https://id.linkedin.com/company/comdestec
****
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi:
Eka Ricky
Tim Marketing
Destec Indonesia (PT Cipta Orion Metal)
Email: eka.ricky@destec.co.id
Blog - Versi Bahasa
Destec Indonesia
19 Juni 2026
Social
Contact
Copyright © PT. Cipta Orion Metal. All rights reserved.
